Hidup bagai air sungai dan laut, yang akan terus mengalir entah sampai kapan titik temu hentinya.

Terkadang ada suatu hal yang itu mampu dan kadang kita sanggup untuk melakukannya, tapi ada halnya kita tak mampu untuk menyanggupi dan tak mampu menyelesaikan suatu permasalahan. karena kita masih akan terus belajar dan terus belajar, semua bisa karena kita bisa, dan kita mampu karena kita ingin.

Cinta itu pasti kalian tahu, pasti di awal cerita itu bisa di awali bahagia dan kesedihan dan di akhir juga begitu, karena semua itu ada konsekuensinya, bila kita sudah berlayar maka sanggupilah untuk menerjang ombak, bila kita sudah berjalan maka bersiaplah untuk terjatuh, tak ada yang tahu dan tak ada yang bisa berjalan tanpa memiliki tujuan, bila kita sadar bahwa kita berjalan ada tujuan mungkin kita akan menemui tujuan yang kita cari, namun tatkala kita berjalan tanpa ada tujuan maka bersiaplah untuk kesasar karena kita sudah salah memilih alur jalan.

kata temen gw tentang Cinta gini : “ni, lw inget inget kata-kata guw ya…

“diri kita terbentuk dari apa yang kita pikirkan”

kalo lw mkir ssh, pasti bakalan susah, kalo lw mkir bisa, insayAllah bisa…
kalo sering ketemu, kuncinya lw jgn slek sama dia, tetep senyum, ttp dketin aja kaya temen biasa.. karena, smakin lw menjauh smakin lw inget dia, kalo lw ttp dket kya temen, lbh gampang buat lw untuk ngelupain dia…

satu lagi… “jadi orang gila, jangan jadi orang bego” 

Kehidupan masih berlanjut dan akan terus berlanjut, maka siapkan semua hal yang ada di fikiran kita, bisa tidaknya kita untuk maju  itu tergantung dari diri kita dan niat kita.

Matematika tidak sama dengan Bahasa Indonesia, tapi diantara kedua itu pasti ada keterkaitannya, karena kita tak akan bisa memahami matematika tanpa adanya suatu bahasa Indonesia tersebut, dan sama antara kita, kita beda, tapi kita bisa bersama jika kita saling bisa mengerti dan saling memahami, karena sekecil dan sebesar apapun perasaan yang kita rasa maka sanggupi dan buktikan bahwa kita mampu, bukalah mata selebar-lebarnya karena kita akan melihat kedepan untuk maju.

Ada pepatah yang pernah saya dengar, bila ada suatu Mobil, pasti akan ada yang namanya kaca depan yang polos tempat kita untuk melihat ke depan, melihat situasi kendaraan di dpn dan lain sebagainya, dan adapula spion untuk melihat keadaan di belakang mobil itu, jadi cobalah lihat ke depan karena semua yang ada pasti belum kita ketahui, dan jadilah pribadi yang lebih baik lagi, dan janganlah kita menengok ke belakang, pasti itu hanya hal-hal yang lalu dan tak mungkin terulang. 

Hidup itu indah tapi seperti warna pelangi yang bisa dan tidak di ketahui kapan muncul dan dimana akan muncul, kita hidup di dunia ini masih tanda tanya, maka kita harus mencari jawaban dari setiap yang kita lakukan dan kita cari artinya.

Kalo kata LAGU-nya Last Child 
“wahai kamu yang tak seperti mereka
yang terlihat cerah menjalani hidupnya
pandangan hidup yang selalu lihat ke atas saja
jadi pemicu keinginan yang tiada habisnya

bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
Dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caraNya, percayalah

berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
Dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihNya padamu
melalui jalannya, percayalah”

Advertisements